Esok itu,
Pagi ini.
Pagi ini
awan mengunjungiku,
seolah tau bagaimana hujan membalas kabut hitam dalam rongga perjalananku
awan sahabat kecilku,
bicaranya polos keputihan
dulu matanya enak benar memandangku
kita bersama kawan!!
bersama meriak diatas krikil tajam sekalipun
aku bersamamu kawan!!
bersama sesama saudara diupuk duka sekalipun
aku masih mau mengingatmu kawan!!
meski lupa menyandraku di pagi buta
aku menjaga kebersamaan kita kawan!!
dan turut mempersolek lipstik biru dibibir getir sekalipun
(ungkapnya padaku beberapa tahun lalu)
pagi ini awan mengunjungiku,
seolah tau perjanjian setetes air
pada tanah cerita liat waktu itu
yang adalah penghianat surga!!!
(Yud Bogor, 2011)
Pintu Belakang Sastra Indonesia?
-
DAMHURI MUHAMMAD
Artwork by Michael Dagoni/https://id.pinterest.com/
Dalam ramai perbincangan tentang bagaimana cara mengantarkan sastra
Indonesi...
1 bulan yang lalu



0 komentar:
Posting Komentar